Halal Bi Halal FATAYAT NU se Dunia

0
714

Jakarta – Hari ini, Ahad 31 Mei 2020 Pimpinan Pusat Fatayat NU mengadakan Halal Bi Halal dengan mengundang seluruh Kader dan pengurus yang tersebar di seluruh Dunia. Dengan hampir 300 lebih participant yang ikut hadir secara virtual.

Tentu dengan tema “Merawat Spirit Silaturahmi ditengah kondisi Pandemi” ini, menjadi tema yang tepat untuk saat ini. Acara tersebut dilakukan secara virtual dengan pengambilan video yang berlokasi dilantai 5 Gedung PBNU kramat, Jakarta Pusat yang dihadiri Ketua Umum, Sahabat Anggia Ermarini, Sahabat Margaret A Maimunah sekretaris Umum, Bendahara Umum sahabat Titik Masudah, Ketua bidang Organisasi Sahabat Nur Nadlifah, dan Sahabat Erni Sugiyanti sebagai Ketua Bidang Ekonomi sekaliagus PIC acara tersebut, kehadiran tamu undnagan para alumni, dan dilengkapi dengan kehadiran Tokoh Tokoh Agama, dalam hal ini KH. Said Aqil Siradj yang menyampaikan Tausiah, kemudian Sharing session Gus Nadirsyah Haron, Hj. Badriyah fayumi dan ditutup doa oleh ibu siti Masrifah.

Dalam kesempatan tersebut Gus Nadir menyampaikan beberapa hal, sebagai berikut:

“Pandemi ini mengajarkan kita agar terus menjaga iman, amin dan imun”

“Sains dan agama sesungguhnya tidak perlu dipertentangkan bahkan keduanya perlu disandingkan seperti saudara kandung”

Pandemi ini mengajarkan kita untuk lebih memahami nilai-nilai agama dan nilai-nilai sains secara bersamaan. Seperti wudhu dan cuci tangan.

Masalah utama covid-19 ini adalah kesehatan jadi setiap fatwa agama/ibadah yang akan dikeluarkan sudah seharusnya berdasarkan pada kondisi”

Nabi Muhammad adalah pemimpin yang terbuka dan menerima saran dan nasihat dari para sahabat dan sahabat-sahabat juga santun dalam menyampaikan saran dan masukannya. Kondisi sekarang ini pemimpin sbg pengambil kebijakan sudah seharusnya mendengarkan ahli pandemi, ahli virus, ahli kesehatan.

Terkait new normal, protokol Covid-19 untuk fasilitas publik seperti mall, pasar dll tidak tepat jika diperlakukan untuk pesantren karena pesantren memiliki nilai-nilai dan kebiasaan tersendiri.

GUS NADIRSYAH HOSEN (diacara Halal Bihalal Fatayat NU se-dunia)

“Kebijakan new normal harus pasti dg kedisiplinan yang lebih ketat lagi, kita harus lebih waspada menjaga diri dan keluarga kita dr Covid-19” Anggia Ermarini, Ketum PP Fatayat NU (dalam sambutannta di acara Halal Bihalal Fatayat NU se-dunia)


KH. Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU dalam Tausiahnya di Acara Halal Bihalal Fatayat NU se-dunia, Berpesan:

“Fatayat salah satu prototype Nahdlatul Ulama yakni selalu konsisten pada visi misinya, yaitu kaderisasi, edukasi bahkan ekonomi”

“Fatayat mampu menjadi organisasi yang cepat beradaptasi dengan kondisi khususnya seperti sekarang ini yakni era teknologi disaat pandemi”

Setelah ditutup dengan do’a , ibu Anggia Ermarini, MKM memberi Puluhan Give away kepada peserta yang beruntung dan mengajukan pertanyaan menarik dalam sesi tanya jawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here